6 Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga ini Tak Hanya Cegah Cedera Otot Saja

Salah satu cara untuk tetap menjaga kesehatan tubuh adalah dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Tentu saja menggerakan tubuh dengan cara berolahraga punya banyak sekali manfaat positif bagi kita. Selain mengeluarkan racun-racun dalam tubuh, berolahraga juga bisa menjadi terapi tersendiri bagi kondisi mental seseorang.

Jika kamu mengikuti kelas atau olahraga bersama pelatih profesional, selalu ada sesi pemanasan. Saat kita sekolah dulu, kita tahu bahwa manfaat pemanasan sebelum olahraga adalah untuk membuat tubuh lebih rileks sebelum melakukan aktivitas fisik. Namun, kadang kita malas untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga karena dianggap membuang-buang waktu saja. Padahal ada banyak sekali manfaat pemanasan sebelum olahraga. Seperti yang Palintefada paparkan di bawah ini.

1. Pemanasan bisa menambah fleksibilitas tubuh. Hal ini berguna untuk melakukan aktivitas fisik sehari-hari

6 Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga

Manfaat pemanasan yang pertama adalah menambah fleksibilitas tubuh. Sebagian aktivitas olahraga memang membutuhkan kelenturan tubuh yang lebih baik. Pemanasan sebelum berolahraga berguna untuk membuat tubuh terasa lebih ringan dan lentur. Ya, sebenarnya kelenturan nggak hanya berguna untuk olahraga, setiap aktivitas juga membutuhkan hal ini.

Singkatnya, manfaat melenturkan tubuh ini sangat penting bagi kesehatan kita sehari-hari. Tubuh yang lentur memudahkan kita untuk melakukan beragam aktivitas fisik sehari-hari. Apalagi kalau bekerja. Melakukan pemanasan setiap hari juga bisa membantu kita menunda penurunan kemampuan fisik akibat penuaan.

2. Pemanasan bisa memperbaiki postur tubuh lebih baik. Hal ini terjadi karena pemanasan berguna untuk mencegah ketidakseimbangan otot

Secara keseluruhan, manfaat pemanasan sebelum olahraga adalah untuk mencegah terjadinya cedera yang membuat postur tubuh berubah. Tanpa kita sadari, berolahraga sendiri memang berdampak bagi postur tubuh seseorang. Nah, melakukan pemasaan sebelumnya akan membantu memperbaiki postur tubuh jauh lebih baik. Hal ini bisa terjadi karena pemanasan pada dasarnya bermanfaat untuk mencegah ketidakseimbangan otot.

3. Melakukan pemanasan setiap hari setelah bekerja bisa mencegah nyeri sendi dan mendapatkan istirahat yang lebih baik

Melakukan pemanasan sebelum olahraga juga bisa mencegah nyeri sendi yang kerap dirasakan apalagi oleh mereka yang bekerja di hadapan laptop selama seminggu penuh. Biasanya fleksibilitas di bagian paha belakang, pinggul, dan sekitar otot pinggul akan terganggu karena terlalu banyak duduk. Nah, dengan pemanasan, kita akan bisa mengurangi beban tekanan pada titik-titik tersebut. Hasilnya, kamu akan merasa lebih baik karena nyeri sendi bisa teratasi. Tidur dan istirahat pun jadi nyenyak.

4. Jika kamu ingin berolahraga dengan maksimal, pemanasan bisa meningkatkan jangkauan gerakan dan durabilitas tubuh saat berolahraga

6 Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga

Buat kamu yang punya kebiasaan berolahraga satu atau dua kali dalam seminggu, maka pemanasan adalah sesuatu yang sangat penting. Pasalnya, dalam waktu satu minggu, persendian kita akan terasa kaku. Jika langsung berolahraga tanpa pemanasan, badan akan terasa sangat berat dan aktivitasnya jadi kurang efektif.

Banyak orang yang belum tahu kalau ada beberapa jenis pemanasan. Pertama ada pemanasan statis yang dilakukan dengan cara meregangkan otot dan menahan di satu posisi. Lalu ada pemanasan dinamis yakni melakukan gerakan-gerakan kecil yang ringan berulang kali. Kedua pemanasan ini berguna untuk meningkatkan jangkauan gerakan saat kita hendak berolahraga.

5. Pemanasan bisa meningkatkan dan memperlancar aliran darah ke otot dan sendi yang membuat rasa sakit setelah berolahraga akan jauh berkurang

Tujuan pemanasan dalam olahraga adalah meningkatkan sirkulasi darah. Dengan sirkulasi darah yang jauh lebih baik, otot dan sendi akan semakin lancar. Yup, pemanasan beberapa menit sebelum berolahraga akan membantu aliran darah yang tersumbat untuk terbuka. Karena hal ini, waktu pemulihan tubuh setelah berolahraga akan jauh lebih cepat. Hal ini mirip dengan manfaat pendinginan setelah berolahraga yang membuat nyeri otot jauh lebih ringan.

6. Terakhir ada manfaat untuk menambah performa olahraga. Banyak penelitian yang menyebut kalau melakukan pemanasan sebelum berolahraga bisa membuat otot dan sendi jauh lebih siap beraktivitas

Terakhir tentu saja adalah manfaat untuk meningkatkan performa saat kita berolahraga. Seperti kita sudah bahas, melakukan pemanasan sebelum olahraga bisa membuat otot dan sendi jauh lebih siap. Apakah manfaat melakukan pemanasan sebelum berenang atau olahraga lain? Tentu saja membuat badan kita jauh lebih siap.

Melakukan olahraga dalam kondisi otot dan sendi yang lebih siap terbukti membuat performa aktivitas kita meningkat drastis. Hal ini terjadi karena otot dan sendi yang lebih siap minim untuk mengeluarkan tenaga. Jadi kamu bisa melakukan aktivitas olahraga lebih lama dari biasanya dan tetap segar.

Nah, itulah beberapa manfaat pemanasan sebelum olahraga yang nggak kalah pentingnya bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, bukan cuma untuk mencegah cedera dan pegal-pegal. Oh ya, selain pemanasan, manfaat pendinginan setelah berolahraga juga tak kalah penting, lo. Baiknya kedua aktivitas ini dilakukan beriringan supaya badanmu lebih maksimal menerima kebaikan dari berolahraga, ya!

7 Cara Mengatasi Perut Kembung, Jalan Kaki hingga Mandi Air Hangat

Jakarta, CNN Indonesia — Perut yang kembung akan terasa tidak nyaman. Ada beberapa cara mengatasi perut kembung yang bisa Anda lakukan.

Mengutip Healthline, perut kembung terjadi saat saluran pencernaan dipenuhi oleh udara atau gas.

Kembung sendiri kerap diartikan dengan perasaan penuh dan kencang di perut. Kembung umumnya disertai juga dengan rasa nyeri, sering bersendawa, dan suara keroncongan dari perut.

Penyebab Perut Kembung

Gas menjadi penyebab perut kembung yang paling umum. Biasanya, kondisi ini terjadi setelah makan. Gas akan menumpuk di saluran pencernaan saat makanan yang tidak dicerna dipecah.

Selain gas, beberapa kondisi medis lain juga berkontribusi terhadap timbulnya perasaan kembung di perut, seperti berikut:

– sindrom iritasi usus besar (IBS)
– penyakit radang usus
– gangguan pencernaan fungsional lainnya
– maag
– intoleransi makanan
– penambahan berat badan
– infeksi parasit pada usus
– gangguan makan seperti anoreksia
– masalah kesehatan mental seperti stres, cemas, dan depresi
– penggunaan beberapa jenis obat tertentu

Dalam beberapa kasus, perut kembung juga disebabkan oleh faktor yang lebih serius. Misalnya saja akumulasi cairan patologis di rongga perut akibat kanker, penyakit hati, gagal ginjal, dan gagal jantung. Kembung juga bisa dipicu oleh penyakit autoimun Celiac.

Cara Mengatasi Perut Kembung

7 Cara Mengatasi Perut Kembung

Olahraga, konsumsi suplemen, hingga pijat dapat membantu mengurangi perasaan kembung dengan cepat.

Mengutip Medical News Today, berikut beberapa cara mengatasi perut kembung.

1. Jalan-jalan

Aktivitas fisik dapat membuat usus bergerak lebih teratur, yang pada akhirnya dapat membantu menekan kelebihan gas.

2. Yoga

Pose yoga tertentu dapat memposisikan otot-otot perut yang membantu pelepasan gas berlebih di saluran pencernaan. Cara ini dapat mengurangi perut kembung.

Anda bisa mencoba child pose, happy baby pose, dan squat. Pose-pose ini dapat membantu menghilangkan penumpukan gas dengan cepat.

3. Kapsul peppermint

Kapsul minyak peppermint juga dapat membantu gangguan pencernaan yang ditandai oleh adanya kelebihan gas.

Peppermint bekerja dengan mengendurkan otot-otot usus yang memungkinkan gas dan tinja bergerak lebih cepat.

4. Obat pereda gas

Simethicone merupakan obat anti-gas yang dapat membantu mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan. Namun, perhatikan penggunaan yang tertera pada label.

5. Pijat perut

Memijat perut dapat membantu melancarkan buang air besar. Lakukan pijat dengan mengikuti jalur usus besar. Anda bisa mengikuti langkah berikut:

– Letakkan tangan di atas pinggul kanan
– Pijat dengan gerakan melingkar, beri tekanan ringan ke arah sisi kanan tulang rusuk
– Pijat lurus melintasi area perut bagian atas ke arah tulang rusuk kiri
– Bergerak perlahan ke bawah menuju tulang pinggul kiri
– Ulangi sesuai kebutuhan

6. Minyak esensial

Sebuah studi pernah menguji efektivitas suplemen yang mengandung kombinasi minyak esensial adas dan kurkumin pada 116 orang dengan IBS. Setelah 30 hari, gejala IBS pada pasien dilaporkan membaik, termasuk kembung dan sakit perut.

Namun, Anda tak bisa mengonsumsi minyak esensial tanpa berkonsultasi dengan dokter.

7. Mandi air hangat

Mandi air hangat dapat meredakan sakit perut. Mandi air hangat juga menjadi metode relaksasi yang tepat.

Relaksasi dapat mengurangi tingkat stres, yang kemungkinan akan membuat saluran cerna berfungsi lebih efektif dalam mengurangi kembung.

Cara Mencegah Perut Kembung

7 Cara Mengatasi Perut Kembung

Orang yang mengalami perut kembung berulang harus berupaya mengubah gaya hidupnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kembalinya sensasi perut kembung.

Berikut cara mencegah perut kembung yang bisa Anda lakukan.

1. Tingkatkan asupan serat

Konsumsi lebih banyak serat dapat membantu mencegah sembelit dan kembung.

Namun, tingkatkan asupan serat secara perlahan. Beri waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan perubahan pola makan.

Melakukannya dengan cepat justru berisiko meningkatkan produksi gas.

2. Hindari minuman bersoda

Minuman bersoda dan berkarbonasi mengandung gas yang dapat menumpuk di perut. Selain itu, gula dan pemanis buatan juga bisa menyebabkan gas dan kembung.

3. Hindari permen karet

Pada beberapa orang, permen karet dapat menyebabkan kembung. Menelan udara saat mengunyah dapat menyebabkan kembung.

4. Rutin aktivitas fisik

Olahraga membantu tubuh mengeluarkan tinja dan gas dari usus besar, serta membantu buang air besar menjadi lebih teratur.

5. Makan secara teratur

Banyak orang mengalami kembung setelah makan besar. Untuk mengatasinya, Anda disarankan untuk makan dengan porsi kecil, namun lebih sering. Hal ini dilakukan demi menjaga sistem pencernaan tetap bergerak.

6. Konsumsi probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di usus. Mengonsumsi suplemen probiotik dapat membantu mengatur bakteri usus besar yang dapat memicu gas dan menyebabkan kembung.

7. Kurangi asupan garam

Kelebihan natrium menyebabkan tubuh menahan air. Hal ini dapat menyebabkan perasaan kembung di perut dan area tubuh lainnya seperti tangan dan kaki.

Cara mengatasi perut kembung di atas bisa Anda lakukan saat rasa begah sudah tak tertahankan.

7 Cara Memulai Diet yang Benar

Jakarta, Palintefada — Cara memulai diet yang benar bukan semata-mata hanya untuk menurunkan berat badan. Tapi, berkaitan juga dengan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Menerapkan pola diet yang kurang tepat bisa berdampak terhadap banyak hal. Mulai dari berat badan ‘yoyo’, masalah pencernaan, gangguan hormon, hingga malnutrisi.

Cara Memulai Diet yang Benar

Dilansir dari WebMD, menjalani diet yang benar sama halnya dengan memulai kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat dalam jangka panjang sehingga tidak menjadikannya beban atau paksaan.
Akan tetapi, proses untuk mulai melakukan diet sering kali terasa berat bagi pemula. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba cara berikut secara perlahan supaya diet terasa menyenangkan.

1. Atur pola makan

Mengubah kebiasaan makan adalah hal paling sederhana yang bisa dilakukan saat memulai diet.

Jika sebelumnya Anda gemar menyantap makanan tinggi lemak, maka Anda bisa mengurangi asupan makanan berlemak dan memperbanyak asupan buah, sayur, ikan, dan lainnya.

Apabila sudah terbiasa mengonsumsi makanan sehat bernutrisi, cari tahu total kalori harian sesuai berat badan, tinggi, dan aktivitas, untuk beradaptasi dengan diet yang dilakukan.

Contohnya, jika jumlah kalori harian 2000 Kcal, bisa kurangi sedikit demi sedikit menjadi 1800, 1600, 1400 dan seterusnya sampai tubuh Anda mampu menyesuaikan.

Mengatur pola makan bisa jadi salah satu cara memulai diet yang benar dan paling penting.

2. Mulai diet pelan-pelan

Mengubah kebiasaan baru dengan menjalani diet sehat yang benar memang tidak mudah. Terlebih, jika orang di sekitar Anda kurang mendukung.

Oleh karenanya, agar hasil diet menjadi maksimal dan efektif, sangat penting memulainya dari kebiasaan-kebiasaan kecil terlebih dulu untuk menciptakan perubahan besar nantinya.

Beberapa ahli menyebut bahwa diet dengan pola benar dan tepat umumnya membutuhkan masa adaptasi sekitar satu minggu.

Setelah itu, tinggal terus di terapkan sesuai kemampuan masing-masing supaya proses diet Anda tidak sia-sia.

3. Punya tujuan jelas

7 Cara Memulai Diet yang Benar

Untuk memulai diet, Anda perlu memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai diet dilakukan karena hanya mengikuti tren.

Sebisa mungkin Anda harus memperkuat niat bahwa menjalani diet sehat yang benar dampaknya bisa memberi kesehatan bagi tubuh sendiri.

Hal lain yang dapat dijadikan tujuan supaya lebih semangat diet adalah keinginan menurunkan ukuran pakaian lebih ideal, atau terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Perlu diingat bahwa menurunkan berat badan dengan diet memang perlu proses panjang. Normalnya, dalam satu minggu berkurang sekitar 0,4-0,9 kg dan tidak drastis.

4. Beri apresiasi

Untuk menjaga kebiasaan diet yang benar serta konsisten, sesekali beri hadiah untuk diri Anda sendiri (self reward) apabila telah mencapai target sesuai keinginan.

Hadiah kecil tersebut merupakan penghargaan serta menjadi motivasi untuk lebih maksimal lagi menjalani diet.

Salah satu contoh hadiah kecil yang bisa dilakukan adalah memanjakan diri ke salon kecantikan untuk me time.

Memperoleh apresiasi atas jerih payah sendiri untuk menjalani pola hidup sehat memang memberi kepuasan sehingga mampu meningkatkan suasana hati (mood).

5. Ikut kelas khusus

Dukungan orang-orang sekitar seperti orang tua, pasangan, keluarga, atau teman, merupakan bagian penting dalam keberhasilan penurunan berat badan.

Beri pengertian kepada mereka bahwa Anda ingin mengubah kebiasaan buruk sebelumnya menjadi lebih baik lagi dengan diet.

Jangan ragu ikut bergabung ke kelas pelatihan khusus diet untuk memperoleh teman baru yang satu tujuan. Orang-orang dengan tujuan sama biasanya akan menjadi sumber inspirasi saat menjalani diet.

6. Catat asupan makanan

Memiliki catatan asupan makanan harian sangat penting untuk mengontrol diri supaya tidak makan berlebih.

Apabila Anda sudah tahu jumlah kalori hariannya, tinggal sesuaikan saja jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi.

Misalnya, dalam sehari butuh 1200 Kcal, maka kalori sarapan harus 400 Kcal, makan siang 400 Kcal, camilan 100 Kcal, dan makan malam 300 Kcal.

Makanan tersebut harus terdiri dari nutrisi kompleks seperti serat, protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan lainnya.

7. Berolahraga

7 Cara Memulai Diet yang Benar

Satu hal terpenting dan wajib dilakukan saat diet yaitu berolahraga untuk memaksimalkan metabolisme tubuh.

Anda tidak perlu memaksakan diri berolahraga dengan intensitas tinggi secara langsung. Mulai bertahap dari olahraga intensitas ringan seperti joging santai, latihan kardio atau fat burning.

Tak perlu setiap hari, Anda cukup melakukannya tiga kali dalam seminggu dengan masing-masing sesi berdurasi 10-15 menit. Saat sudah terbiasa, tambah menjadi lima kali dalam seminggu dengan durasi 20-30 menit.

Cara memulai diet yang benar dengan berolahraga ini dinilai sangat efektif khususnya dalam membakar kalori, meningkatkan kekuatan, keseimbangan, serta mengelola stres.

 

7 Gerakan Olahraga untuk Mengecilkan Pinggang dan Bokong

Jakarta, Palintefada — Umumnya, pinggang dan bokong yang melebar disebabkan oleh penumpukan lemak. Selain itu, faktor lain seperti gaya hidup kurang sehat, hormon, dan masalah genetik juga turut memengaruhi.
Namun, Anda tak perlu khawatir. Masalah tersebut dapat diatasi secara aman dengan rutin melakukan olahraga mengecilkan pinggang dan bokong.

Dilansir Medical News Today, area pinggang sampai bokong memiliki tiga otot utama yang saling terhubung yaitu gluteus maximus, gluteus minimus, dan gluteus medius.

Oleh karenanya, Anda tidak dapat menghilangkan lemak hanya pada satu area saja. Anda perlu melatihnya dengan gerakan yang bisa membakar keseluruhan lemak supaya terlihat ramping.

Olahraga Mengecilkan Pinggang dan Bokong

Gerakan olahraga untuk membentuk otot pinggang dan bokong cukup sederhana jika dilakukan. Anda dapat mengulanginya beberapa kali setiap latihan.

1. Lari

Lari pagi atau sore secara rutin minimal 20 menit per hari bisa membantu mengencangkan otot pinggang, bokong, serta betis kaki.

Olahraga lari intensitas sedang sampai tinggi dinilai lebih baik daripada berjalan, khususnya untuk melunturkan lemak karena lebih cepat membakar kalori.

Jika tak biasa berlari, maka Anda bisa memulai perlahan dari jalan cepat tanpa berhenti. Lalu tingkatkan ke lari intensitas ringan hingga tinggi.

2. HIIT

Latihan HIIT (high intensity interval training) menjadi salah satu olahraga mengecilkan pinggang dan bokong. Latihan ini dapat membentuk pinggang dan bokong jadi lebih ideal.

Namun, latihan satu ini sangat disarankan dilakukan dengan personal trainer di beberapa pusat kebugaran.

Proses latihannya dimulai dari pemanasan, lalu treadmill dengan kecepatan 7 mil per jam selama 1 menit, pindah mode ke running (lari) dan ritmenya berulang selama 15 menit.

3. Naik turun tangga

Anda juga bisa menaiki anak tangga lalu turun secara berulang. Gerakan ini bermanfaat bagi kesehatan jantung dan paru-paru.

Gerakan naik turun tangga atau step-climbing dapat meningkatkan kekuatan tonus otot di bokong serta kaki bagian atas.

Anda bisa mulai coba naik turun tangga selama 10-15 menit tanpa henti, tapi perlahan dan hati-hati. Lakukan setiap hari selama satu minggu.

4. Squats

7 Gerakan Olahraga untuk Mengecilkan Pinggang dan Bokong

Squats merupakan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot di pinggang, bokong kaki, dan perut secara bersamaan.

Berdasarkan hasil studi, para peneliti menemukan bahwa gerakan squats adalah pilihan tepat untuk mengaktifkan gluteus maximus dan gluteus medius.

Latihan squats untuk mengecilkan pinggang serta bokong dapat dilakukan sebanyak 20 kali, kemudian ulang gerakan selama 3 sesi setiap hari.

5. Lunges

Latihan untuk pinggang dan bokong cenderung sederhana. Salah satunya gerakan lunges yang bisa dilakukan tanpa matras atau sepatu, asalkan dilakukan di permukaan yang rata.

Gerakan lunges efektif untuk membangun kekuatan tubuh bagian bawah serta mengencangkan gluteus maximus.

Lunges dapat dikombinasikan bersama gerakan lain seperti saat pemanasan atau latihan fat burning dan cardio.

6. One-leg deadlift

One-leg deadlift termasuk latihan untuk meningkatkan keseimbangan sekaligus memperkuat otot perut, punggung bagian bawah, sampai bokong.

Melakukan gerakan one-leg deadlifts secara rutin efektif mengaktifkan otot gluteus.

Caranya, tinggal posisikan tubuh condong ke depan seperti membungkuk. Kemudian angkat perlahan salah satu kaki ke arah belakang secara bergantian sambil tetap menjaga keseimbangan badan.

7. Side-lying hip abduction

7 Gerakan Olahraga untuk Mengecilkan Pinggang dan Bokong

Side-lying hip abduction merupakan latihan memperkuat otot gluteus medius yang bisa dilakukan sambil berbaring santai.

Gerakannya cukup mudah. Posisikan tubuh berbaring lalu miring ke samping dan angkat tubuh ke salah satu sisi sambil menopang dengan lengan.

Buka kaki ke arah atas sambil gerakan turun naik perlahan. Ulang sebanyak 3 sesi sesuai kemampuan.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, olahraga mengecilkan pinggang dan bokong ini perlu diimbangi dengan asupan makanan yang sehat sebagai booster nutrisi dari dalam tubuh.

Studi Sebut Tidur Jam 10 Malam Paling Sehat untuk Jantung

Jakarta, Palintefada –Sebuah penelitian Universitas Exeter kepada lebih dari 88 ribu orang mengungkapkan bahwa waktu tidur antara pukul 10-11 malam adalah waktu paling optimal dan mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung.

Penelitian tersebut digelar pada 2006 hingga 2010. Hasilnya, tertidur setelah tengah malam dikaitkan dengan kemungkinan 25 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung, sementara mereka yang tidur sebelum jam 10 malam juga memiliki risiko 12 persen lebih tinggi.

Sebaliknya, responden yang paling sedikit mengalami masalah jantung tidur antara pukul 10-11 malam.

Menurut peneliti David Plans, tubuh memiliki jam siklus internal 24 jam yang dikenal dengan ritme sirkadian. Ritme ini terkait dengan waktu kerja organ-organ tubuh dan membantu mengatur fungsi fisik dan mental.

Studi Sebut Tidur Jam 10 Malam Paling Sehat untuk Jantung

Misalnya saja, hati atau liver yang “bekerja” pada pukul 2-4 dini hari untuk membersihkan tubuh dari racun.

“Meskipun kami tidak dapat menyimpulkan penyebab dari penelitian kami, hasilnya menunjukkan bahwa waktu tidur lebih awal atau lebih lambat lebih mungkin mengganggu jam tubuh, dengan konsekuensi buruk bagi kesehatan jantung,” kata Plans.

“Waktu paling berisiko adalah setelah tengah malam, berpotensi karena dapat mengurangi kemungkinan melihat cahaya pagi, yang mengatur ulang jam tubuh,” tutur dia.

Namun, Sammy Margo, ahli fisioterapi dan ahli tidur mengatakan kepada HuffPost UK bahwa tidak ada waktu tidur yang ideal karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda.

“Tapi, seperti yang disarankan oleh penelitian, dan ini adalah penelitian yang benar-benar besar, waktu yang ideal mungkin adalah jam 10 malam,” kata Margo.

Namun, ia menegaskan yang paling penting dalam hal tidur adalah konsistensi.

“Ada banyak hal tentang tidur yang tidak kita ketahui, tetapi kita tahu bahwa di zaman modern, enam hingga delapan jam adalah waktu yang optimal. Jadi kalau kamu tidur jam 10 malam, berarti kamu bangun jam 6 pagi atau sedikit lebih lambat,” kata Margo.

“Namun ini tidak berlaku untuk semua orang karena beberapa orang bangun pagi dan yang lainnya tidak. Manusia menyukai ritme dan rutinitas, jadi tidur secara rutin setiap malam adalah hal sangat penting.”

Ia kemudian menyatakan tidur berlebihan sama buruknya dengan kurang tidur, sehingga dianjutkan untuk menemukan waktu optimal untuk menghasilkan kualitas tidur yang baik.

Sementara itu Andrew Bagshaw, salah satu direktur Pusat Kesehatan Otak Manusia Universitas Birmingham mengaku setuju, tapi memberikan beberapa catatan.

“Ini bervariasi antara orang-orang, tetapi kebanyakan orang dewasa membutuhkan antara enam hingga sembilan jam tidur per malam, dengan rata-rata sekitar delapan jam,” ungkap Bagshaw.

Terpenting, kata dia ada dua hal yang harus diingat mengenai waktu tidur.

“Salah satunya adalah mendapatkan jumlah tidur yang Anda butuhkan. Kemudian, jika jumlah jam tidur Anda kurang dari yang Anda butuhkan, Anda akan menderita konsekuensi: penurunan fungsi kognitif, regulasi emosi yang lebih buruk, risiko lebih tinggi untuk kesehatan mental yang buruk, risiko kenaikan berat badan yang lebih tinggi, diabetes dan masalah kardiovaskular,” ungkap Bagshaw.