Kasih Bertemu di Masjid Kabupaten Grobogan Jawa Tengah

Kasih Bertemu di Masjid Kabupaten Grobogan Jawa Tengah

Kasih Bertemu di Masjid Kabupaten Grobogan Jawa Tengah

Keberadaan jodoh itu tidak akan pernah diketahui oleh siapapun dan datangnya pun kapan hanay Tuhan mungkin yang tahu. Itulah yang sering diungkapkan oleh siapaun ketika kita sedang dilanda kegalauan, seperti yang sedang di alami kawan lama ku ini Syahroni namanya cintanya sedang berbunga ketika pertama kali dia bertemu dengan seoarang wanita ketika sedang berteduh di Masjid Jabalul Khoir Kota Purwodadi Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. Saat itu memang kita sedang ada touring ke daerah Jawa Barat, kami yang dari Solo Jawa Tengah mengistirahatkan diri di Grobogan. Sangat lama memang istirahat sana ssampai berjam-jam dan kita memasukkan kisah-kisah perjalanan kita selama perjalanan tadi. Terutama perjalanan yang kurang nyaman karena sepanjang jalan memasuki Purwodadi kontruksinya jalan aspal tidak rata banyak yang berlubang. Belum lagi perasaan mobil yang tidak begitu tenang karena harus bersimpangan dengan bus bus besar antar provinsi yang ingin segera sampai Solo maupun arus sebaliknya. Sampai ada perasaan sangat kesal karena kita sampai harus masuk ke jalan paling pinggir hanya karena memberikan jalan pada bus bus itu.

Untuk menghilangkan dahaga, kita mencari tempat ngopi disekitar Masjid itu. Dan memang di depan Masjid ada warung yang biasanya digunakan para pemudik untuk beristirahat setelah keluar dari Masjid. Kita membeli segelas es teh dan es jeruk untuk diminung ditempat sambil menunggu waktu yang masih sangat terik karena matahari karena tinggal sepenggalah. Kami masih melanjutkan kisah dalam perjalanannya tadi karena memasuki kota ini, setelah kita masuk di Puwodadi simpang lima langsung bertemu dengan Masjid Jabalul Khoir, disebelah persimpangan itulah kita menemukan tugu atau menara air yang sangat cantik sekali. Nah, pas waktu kita sedang menyusuri tugu itulah Syahroni menemukan sang tambatan hatinya karena tidak disangka dia langsung berpas-pasan dengan mata dengan Wanita cantik dengan rambut hitam rapi mengurai dibelakangnya.

Suratan takdir itulah yang awalnya hanya say hello saja, lama kelamaan mereka menjalin hubungan cinta. Memang waktu itu setelah bertemu keduanya langsung bertukaran nomor handphone yang ternyata keduanya sama-sama masih belum memiliki tambatan hati. Apalagi si wanita itu ternyata juga pernah bersekolah di kampus di Solo, sehingga obrolan keduanya bisa langsung saling menyambung dan mengalir begitu saja. Meski sempat putus nyambung hubungan keduanya karena aku yang awalnya hanya sebagai mak jomblang justru menjadi tempat curhatan dari kedua berkasih ini. Berawal dari pertemuan tidak sengaja di Masjid Jabalul Khoir mereka bisa berlanjut di atas pelaminan setelah satu tahun lebih menjalin hubungan putus nyambung. Dan hari ini adalah hari berbahagia dari kedua pasangan.

Read more

Membeli Kerudung di Masjid Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

Membeli Kerudung di Masjid Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

Membeli Kerudung di Masjid Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

Di balik lamunanku, aku melihat adakah jalan yang terbaik menuju ke Pusat perbelanjaan di Kabupaten Karanganyar karena kita tahu jika saat itu adalah padatnya perjalanan makanya aku bertanya kepada orang orang yang lebih tahu tentang kondisinya seperti apa. Melihat apa yang akan terjadi nanti, aku tidak akan memilih apapun karena, karena di sore itu, ibu ku sudah memintaku untuk segera mencarikan kerudung seragam sekolah untuk adiku. Adiku sendiri memang minggu depan akan menjalani sekolah pertama di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di salah satu sekolah ternama di Kabupaten Karanganyar.

Menyusuri jalanan kota Karanganyar, setiap aku melihat selalu ada Masjid, gedung gedung pertokoan, warung makan, toko sepatu dan sejumlah bangunan tua lainnya. Kelebihan dari barang yang akan saya beli nanti adalah harus barang yang terbaik dengan kerudung yang lebih lebar, warna putih dan hitam dan tentunya yang lebih halus. Itu adalah barang kesukaan adik kecilku, jika itu tidak aku turutin maka dia bisa marah sepanjang hari tidak mau keluar dari kamar bahkan sampai tidak mau berangkat ke Masjid untuk mengaji. Makanya mau tidak mau aku harus bisa menuruti keinginannya. .

Adiku memang orang yang paling sulit untuk diturutin kemauannya, tapi sesungguhnya dia adalah orang yang paling penurut dan tidak mau mengambil pusing. Suatu ketika dia akan berangkat ke Masjid aku melihat ada warna gelap dibalik mendung yang hitam, mungkinkan ini akan turun hujan, jadi aku harus segera memutar balikkan motorku mencari tempat berteduh yang asyik. Karena ini adalah mungkin hujan pertama sebelum memasuki musim penghujan, sebelumnya di daerah kami dilanda kemarau cukup panjang hingga kesulitan mencari air untuk mengairi ladang, sampai sampai kita harus membeli air dari PDAM hanya untuk melanjutkan kehidupan kami. Karena tidak akan mungkin seorang manusia hidup tanpa adanya air, setiap hari harus menghematkan air minumnya, dan sambil memarkirkan motorku di area Masjid aku mengucapkan syukur, Alhamdulillah air hujan yang ditunggu tunggu sudah datang, semoga hujan pertama ini membawa berkah bagi semua mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Kucari sambil masuk ke dalam Masjid seorang yang bisa menceritakan aku tempat dimana penjual kerudung berada, karena mumpung aku sudah sampai sejauh ini aku harus bisa mendapatkannyaa sambil menunggu hujan reda mestinya aku masih asyik mengobrol dengan Pak Rosyid orang sekitar yang kebetulan masih berada di dalam Masjid sehingga kami mengobrol panjang lebar tentang hikmah hujan dan keuntungan apa yang kita dapat selama kemarau panjang kemarin, yangmana pada intinya adalah ketika apa yang kita tunggu sudah datang maka ucapan syukurlah yang hanya bisa diucapkan dan harusnya dilakukan.

Read more