Kasus Pencabulan Terbongkar Setelah Beberapa Bulan

Kasus Pencabulan Terbongkar Setelah Beberapa BulanKasus pencabulan melibatkan pelajar yang masih dibawah umur nampaknya semakin marak, seorang gadis berusia 16 tahun yang masih Berita Kediri berstatus pelajar menjadi korban nafsu terlarang seorang pemuda yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.

Mawar (16) bukan nama sebenarnya, pelajar, warga Kecamatan Jogoroto, didampingi kedua orangtuanya, Selasa (28/7) siang, mendatangi Mapolres Jombang. Mereka datang untuk melaporkan Hadi Berita Kediri Kurniawan (25) warga Dusun Klepek Desa Sukoiber Kecamatan Gudo, yang juga merupakan kekasih korban sendiri, dengan tuduhan telah melakukan persetubuhan dengan korban, sejak Januari lalu. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Gatot Mustofa, dikonfirmasi tentang laporan persetubuhan dengan Berita Kediri korban anak dibawah umur ini mengatakan, kasusnya masih dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Jombang. “Masih dilakukan penyelidikan. Terlapor segera dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata AKP Gatot Mustofa, Kamis (30/7).

 

Informasi yang diperoleh Berita Kediri dari kepolisian, peristiwa ini sendiri baru diketahui pada pertengahan bulan puasa lalu. Saat orang tua korban curiga dengan perubahan sikap sang buah hati, yang biasanya ceria, kini korban jadi sering pemurung dan sering terlihat menangis.

Melihat gelagat tersebut, orang tua korban menjadi curiga. Sambil terus merayu, orangtua korban berusaha agar sang buah hati mau menceritakan apa yang dialaminya. Namun ketika diminta untuk cerita, sang anak justru kembali menangis.

Orang tua pun semakin cemas. Setelah berhasil diyakinkan, Mawar akhirnya mau mengaku. Sambil menangis ketakutan, dia mengaku Berita Kediri telah disetubuhi oleh Hadi Kurniawan, kekasihnya, pada saat berada di salah satu rumah di Dusun Klepek pada bulan Januari lalu.

Kaget bercampur marah, orang tua Mawar langsung memutuskan membawa kasus ini ke jalur hukum. Di hadapan polisi, korban Berita Kediri mengaku peristiwa persetubuhan terjadi pada Senin, 19 Januari lalu.

Pada saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang pulang sekolah, dijemput oleh pelaku. Korban lantas diajak ke rumah salah satu warga di Dusun Klepek. Di rumah itu, sepasang kekasih ini awalnya hanya mengobrol saja.

Namun karena situasi sepi, tiba-tiba pelaku merayu korban dan diajak melakukan hubungan intim. Meski menolak, pelaku Berita Kediri terus merayu korban. Hingga akhirnya keduanya melakukan hubungan suami istri. “Korban merasa takut dan bersalah sehingga sering menangis. Namun justru ini yang membuat kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur ini terbongkar,” pungkas AKP Gatot.